DAGAN-Suasana hening dan penuh haru menyelimuti kompleks Makam Pahlawan Desa Dagan, Kecamatan Solokuro, Sabtu (16/08/2025) malam. Ratusan warga dari desa Dagan, Sendangagung, Tunggul, dan Kranji — berkumpul dalam kegiatan Renungan Suci dan Doa Bersama untuk mengenang jasa para pahlawan dan ulama setempat.
Acara tahunan yang selalu digelar setiap malam 17 Agustus ini menjadi momen istimewa, bukan hanya untuk berdoa, tetapi juga untuk mempererat tali persaudaraan antarwarga. Dengan lantunan tilawatil quran, tahlil yang dipimpin Ustaz Asror, serta doa-doa yang khusyuk, suasana terasa begitu menyentuh.
Tak ketinggalan, mauidhoh hasanah yang disampaikan malam itu memberi pengingat penting: Setiap apa yang kita lakukan nantinya akan dimintai pertanggungjawaban. Sambutan hangat dari Kepala Desa Dagan dan Kepala Desa Tunggul juga menambah semangat warga untuk terus melestarikan tradisi ini.
“Setiap tahun kami hadir di sini, bukan hanya untuk mendoakan, tapi juga agar anak-anak kita tahu siapa yang berjasa bagi desa ini dan bangsa ini,” ujar salah seorang warga dengan mata berkaca-kaca.
Acara ditutup dengan doa bersama yang dipimpin tokoh masyarakat Desa Dagan. Suasana haru sekaligus bangga menyelimuti warga yang hadir.
Renungan suci di Makam Pahlawan K.H. Ahmad Muhtadi, K.H. Muhammad Amin, dan tokoh lainnya ini seolah menjadi pengingat bahwa kemerdekaan bukanlah hadiah, melainkan hasil perjuangan. Tradisi ini pun diharapkan terus hidup, menjadi warisan berharga bagi generasi mendatang.












Tidak Ada Komentar