LAMONGAN – Tepat pada peringatan Hari Kemerdekaan ke-80 Republik Indonesia, Minggu (17/08/2025), Pemerintah Kabupaten Lamongan resmi mengabadikan nama ulama kharismatik sekaligus pejuang kemerdekaan, K.H. Ahmad Muhtadi, sebagai nama jalan.
Jalan Simpang Kusuma Bangsa, yang berada di sebelah barat Pasar Ikan Lamongan, kini resmi berganti menjadi Jl. K.H. Ahmad Muhtadi. Perubahan nama jalan ini menjadi bentuk penghormatan atas jasa besar beliau dalam perjuangan melawan kolonial Belanda sekaligus kiprahnya dalam menyebarkan ilmu agama Islam di wilayah Pantura Lamongan.
Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, menegaskan bahwa pemberian nama jalan ini adalah wujud penghargaan yang layak diberikan kepada sosok K.H. Ahmad Muhtadi. “Sudah seharusnya nama beliau diabadikan menjadi nama jalan sebagai bentuk penghormatan atas jasa-jasa dan perjuangannya,” ujar Bupati yang akrab disapa Pak Yes.
Peresmian nama jalan ini disambut antusias warga sekitar. Banyak masyarakat yang hadir riang gembira, bahkan memanfaatkan momen tersebut untuk berfoto bersama di bawah papan nama jalan baru. Bagi mereka, perubahan nama ini bukan hanya pergantian papan, melainkan kebanggaan karena nama besar K.H. Ahmad Muhtadi kini melekat dalam ruang publik Lamongan.
Dalam kesempatan itu, turut hadir mewakili keluarga besar Madrasah Al Muhtadi yaitu Ahmad Nadjib Hasan, Drs. Mas’ud Baraja, H. Ahnan Afif, Nur Halim, Ahmad Syauqi Arif, dan Ah. Suaidi Muharrom. Dari pihak Madrasah Al Muhtadi, juga diserahkan Buku Biografi K.H. Ahmad Muhtadi karya Ahmad Syauqi Arif kepada Lurah setempat. Buku tersebut diharapkan menjadi sumber inspirasi bagi generasi muda untuk lebih mengenal sosok ulama sekaligus pejuang kharismatik tersebut.
Usulan penggantian nama jalan ini sebelumnya telah disampaikan oleh pengurus BP3MNU Lembaga Muhtadi kepada Bupati Lamongan saat peringatan Haul ke-77 K.H. Ahmad Muhtadi di Paciran, April 2025 lalu.
Dengan diresmikannya Jalan K.H. Ahmad Muhtadi, masyarakat berharap semangat perjuangan dan keteladanan beliau dapat terus hidup dan menjadi teladan lintas generasi.












Tidak Ada Komentar